Aksi Nyata Forum Diskusi Terarah Mengenai Pola Pikir Bertumbuh_rev - KS

 Deskripsi

1. Penerapan pola pikir bertumbuh dalam pendidikan disekolah diharapkan membangun kesadaran bahwa proses pencapaian tujuan pembelajaran, lebih penting daripada sebatas hasil akhir. pendidik diharapkan mampu menerapkan ide penerapan pola pikir bertumbuh. Guru dengan pola pikir yang berkembang (growth mindset) akan senantiasa menjaga disiplin dan fokus pada upaya mengembangkan kebiasaan baik, belajar secara terus menerus dan mencapai kemajuan lebih baik. Proses belajar, termasuk kesalahan/ kegagalan, menjadi bagian yang tak mematahkan semangat dan keyakinan untuk bisa melakukan yang terbaik sesuai kemampuan dan potensi diri.

2. Dalam komunitas praktisi sekolah yang ada saya mendorong semua guru untuk mengutarakan permasalahan di kelas yang dihadapi di dalam pekerjaanya menjadi guru. Dari sanalah saya terlibat diskusi dengan guru dan staf sekolah dalam menemukan solusi dan mengembangkan pola pikir bertumbuh untuk meningkatkan keprofesionalan guru dalam mengajar.

3. Seorang guru memiliki pola pikir bertumbuh dapat mendorong siswanya dapat menjalani pembelajaran dengan nyaman, antusias, dan penuh keyakinan diri.


Refleksi


1. Pendidikan tak lagi cukup memastikan peserta didik menguasai materi berbagai mata pelajaran, seperti matematika, sains, ataupun literasi/bahasa yang kesuksesannya menjadi salah satu parameter keberhasilan sistem pendidikan suatu negara. Sudah lewat masa untuk mengunggulkan kesuksesan akademik semata dalam pendidikan. Kini, sinergi dengan aspek nonakademik justru akan membuat sistem pendidikan menciptakan sosok generasi penerus bangsa yang memiliki keyakinan mampu bergerak maju menuju kehidupan yang lebih baik meskipun ada berbagai tantangan dan rintangan.

2. keterampilan baru yang diperoleh yaitu :

a. Kesalahan didalam belajar itu wajar. Jika dapat diterima, dikomunikasikan, dan dicarikan jalan keluar, maka kesalahan akan menstimulasi perkembangan otak peserta didik.

b. Belajar bukan mengenai kecepatan, tetapi bagaimana pemahaman, penalaran, penerapan, serta kemampuan menilai dan berkarya secara mendalam.

c. Ekspektasi pendidik yang positif mengenai kemampuan peserta didik akan sangat mempengaruhi performance peserta didik.

d. Setiap peserta didik unik, memiliki peta jalan belajar yang berbeda, gaya belajar berbeda, kesiapan belajar berbeda, karakteristik berbeda dan tidak perlu dibandingkan dengan teman-temannya.

e. Pengondisian lingkungan belajar yang baik (fisik dan psikis) di sekolah dan rumah akan mempengaruhi pencapaian hasil belajar

f. Melatih dan membiasakan siswa untuk melakukan asesmen diri (self assessment), asesmen antarteman (peer assessment), refleksi diri, dan pemberian umpan balik antarteman (peer feedback).

g. Apresiasi/pesan/umpan balik yang tepat berpengaruh pada motivasi belajar peserta didik. Pemberian umpan balik dilakukan dengan mendeskripsikan usaha terbaik untuk menstimulasi pola pikir bertumbuh, memotivasi peserta didik, dan membangun kesadaran pemangku kepentingan bahwa proses pencapaian tujuan pembelajaran lebih diutamakan dibandingkan dengan hasil akhir.

3. Hal yang berbeda setelah melakukan aksi nyata yaitu :

Bahwa proses belajar, termasuk kesalahan/ kegagalan, menjadi bagian yang tak mematahkan semangat dan keyakinan untuk bisa melakukan yang terbaik sesuai kemampuan dan potensi diri.


https://guru.kemdikbud.go.id/pelatihan-mandiri/aksi-nyata/1810488?topik_name=Asesmen%20%20SD%2FPaket%20A&topik_id=9



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Nyata Topik Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila SD/Paket A

AKSI NYATA KURIKULUM MERDEKA ( BUDAYA POSITIF )